Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bicara bahasa indonesia anak di TK Ardiliana Amalia Palembang kelompok B2. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (Action Research). Subjek penelitian di TK Ardiliana Amalia kelompok B2 berjumlah 18 anak,. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan bicara bahasa Indonesia anak melalui penerapan kegiatan bermain peran. Pada siklus pertama kemampuan bicara bahasa Indonesia anak mengalami peningkatan dari 1 anak yang hanya dapat memahami bahasa indoensia menjadi menjadi menjadi 9 anak. Pada siklus kedua kemampuan bicara bahasa Indonesia anak meningkat kembali dari 9 anak menjadi 14 anak. Berdasarkan kesepakatan antara peneliti dengan kolabolator bahwa, penelitian dikatakan berhasil jika mencapai 71% dari jumlah anak yaitu  13 dari 18 anak mencapai TCP minimal yang ditentukan bersama kolabolator maka penelitianpun dihentikan. Adapun indikator yang digunakan yaitu aspek pelafalan, kosakata, kelancaran, dan pemahaman. Penelitian ini menyimpulkan bahawa penerapan kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan bicara bahasa Indonesia anak


Keywords


bermain peran berbasis budaya; kemampuan bicara; bahasa indonesia