- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Membangun Imunitas Anti Radikalisme pada Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2219Keywords:
anti-radikalisme, anak usia dini, imunitas, pesantren, pembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggagas konsep penanaman sistem imunitas anti-radikalisme pada anak usia dini melalui habituasi dan pendekatan proses pembelajaran berbasis nilai-nilai kepesantrenan. Wacana radikalisme, maupun intoleransi beragama dipandang sebagai suatu bentuk pemikiran yang sangat berbahaya bagi keutuhan negara serta bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama. Lembaga pesantren diharapkan dapat memberikan warna bagi terwujudnya upaya internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah bagi anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif, pengambilan data dilakukan berbasis wawancara, observasi, dan dokumentasi. Objek penelitian dilakukan kepada Kepala Sekolah dan lima guru di sekolah Raudatul Atfal Nurul Ansor di Kabupaten Bandung. Analisis data menggunakan kerangka Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa membangun imunitas anti-radikalisme dibangun atas empat pilar fundamental: 1) Membumikan Nilai-nilai kepesantrenan seperti menghargai pendapat, menjaga ukhuwwah, toleransi, 2) Penguatan Muatan Kurikulum Program Kegiatan Anak Berbasis Agama, 3) Metode Pembelajaran Berbasis Pendekatan Anak, 4) Habituasi dan Kultur. Implikasi riset sebagai salah satu upaya preventif pencegahan radikalisme berbasis nilai kepesantrenan
Downloads Statistics
References
Abdullah, M. A. (2020). The intersubjective type of religiosity: Theoretical framework and methodological construction for developing human sciences in a progressive muslim perspective. Al-Jami’ah, 58(1), 63–102. https://doi.org/10.14421/ajis.2020.581.63-102
Al-Qardhawi, Y. (2001). al-á¹¢aḥwah al-IslÄmiyyah Bayn al-IkhtilÄf al-Mashrū’ Wa al-Tafarruq al-MadhmÅ«m. Cairo: Dar As-Syuruq.
Al-Qardhawi, Y. (2008). Kalimat fi Al-Wasatiyyah Al-Islamiyyah Wa Ma’alimuha. Cairo: Dar As-Syuruq.
Alam, M. (2020). A collaborative action in the implementation of moderate islamic education to counter radicalism. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 11(7), 497–516. https://www.ijicc.net/images/vol11iss7/11742_Alam_2020_E_R.pdf
Fuad, A. J. (2018). Pembelajaran Toleransi: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Paham Radikal di Sekolah. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 9(Series 2), 561–571. http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/159
Josefsson, T., Nilsson, M., & Borell, K. (2017). Muslims Opposing Violent Radicalism and Extremism: Strategies of Swedish Sufi Communities. Journal of Muslim Minority Affairs, 37(2), 183–195. https://doi.org/10.1080/13602004.2017.1339498
Makbuloh, D. (2019). The Asah potential fitrah method in encountering radicalism in lampung. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 27(2), 937–947.
Masduqi, I. (2013). Deradikalisasi pendidikan Islam berbasis khazanah pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.1-20
Mustofa, I., Enizar, Hadi, M., & Irwansyah, D. (2019). Reading types of islamic fundamentalism in lampung province: (A Study on Doctrine and Movement of Islamism at Lampung University). Qudus International Journal of Islamic Studies, 7(2), 267–300. https://doi.org/10.21043/qijis.v7i2.5719
Osafo, E. (2020). Tempered radicalism as an approach to revisiting indigenous forms of critical human resource development. European Journal of Training and Development, 45(2), 259–283. https://doi.org/10.1108/EJTD-03-2020-0049
Pitaloka, D. L., Dimyati, D., & ... (2021). Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Purnamasari, Y. M., & Wuryandani, W. (2019). Media pembelajaran big book berbasis cerita rakyat untuk meningkatkan karakter toleransi pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 90–99. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.273
Rawwas, M. (1988). Dirasah Tahliliyyah Li Syahshiyati Ar-Rasul Muhammad (pp. 1–303). Dar An-Nafais.
Robi’aqalbi, R. (2019). Kebenaran dan Peranan Al-Qur’an dalam Kesempurnaan Sistem Imun Tubuh Manusia. Al-I’jaz : Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah Dan Keislaman, 1(2), 40–55. https://doi.org/10.53563/ai.v1i2.22
Suyanto, B., Sirry, M., & Sugihartati, R. (2019). Pseudo-Radicalism and the De-Radicalization of Educated Youth in Indonesia. Studies in Conflict and Terrorism, 0(0), 1–20. https://doi.org/10.1080/1057610X.2019.1654726
Wilson, P. (2001). Radicalism for a Conservative Purpose: The Peculiar Realism of E. H. Carr. Millennium - Journal of International Studies, 30(1), 123–136. https://doi.org/10.1177/03058298010300010901

