Abstract


Belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran anak usia dini khususnya di lembaga PAUD non Formal di masa pandemic covid 19 dan new normal. Disini dipaparkan bagaimana kendala yang dihadapi oleh anak kelompok bermain maupun pendidik dalam melaksanakan sistem belajar daring dan luring yang sudah diterapkan semenjak terjadinya masa pandemi covid 19 hingga memasuki masa kenormalan baru. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.  Adapun hasil dari penelitian ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain dalam penerapan sistem belajar daring dan luring belum optimal memenuhi prinsip-prinsip dan metode pembelajaran anak usia dini, belum optimal dalam  menstimulasi gaya belajar anak, media pembelajaran yang digunakan menimbulkan kejenuhan dalam belajar, Peran pendidik tidak dapat digantikan oleh media,  proses sosialisasi dengan teman dan pendidik tidak berjalan optimal serta respon orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut


Keywords


problematika; sistem belajar daring dan luring; new normal; anak usia dini