- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Peningkatan Kemampuan Konsep Matematika Awal Anak Usia 4-5 Tahun melalui Media Papan Semat
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.214Keywords:
anak usia dini kemampuan matematika awal permainan papan sematAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsep matematika awal pada aspek bilangan dan geometri anak usia 4-5 tahun melalui media papan semat. Penelitian tindakan ini menggunakan prosedur kerja yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggard. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.Guru kelas sebagai kolaborator bersama peneliti melakukan kegiatan dari proses perencanaan, tindakan, observasi hingga proses evaluasi. Hasil penelitian tidak dapat mengeneralisasi pada setiap permasalahan. Hasil Penelitian ini dapat menyumbangkan pemikiran untuk membantu menjawab permasalahan di PAUD Permata Ibu Ceria Jakarta Timur. Dari penelitian yang dilakukan ada peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan matematika awal pada anak usia 4-5 tahun . yaitu ada peningkatan dari pra siklus yang hanya mencapai 26,67 meningkat menjadi 48,53 persen dan meningkat lagi pada siklus II mencapai 72,53 % hingga dapat dinyatakan bahwa penggunaan papan semat dapat memberikan solusi untuk meningkatkan kemampuan konsep matemtika awal anak usia 4-5 di PAUD Permata Ibu CeriaDownloads
References
Bailey, D. B. (2002). Are critical periods critical for early childhood education? The role of timing in early childhood pedagogy. Early Childhood Research Quarterly, 17(3), 281–294. https://doi.org/10.1016/S0885-2006(02)00165-5
Butterworth, B. (2011). Foundational Numerical Capacities and the Origins of Dyscalculia. Space, Time and Number in the Brain (Vol. 1). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-385948-8.00016-5
Chou, M. J. (2017). Board games play matters: A rethinking on children’s aesthetic experience and interpersonal understanding. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 13(6), 2405–2421. https://doi.org/10.12973/EURASIA.2017.01232A
Evans, J. (2013). Translating Board Games: Multimodality and Play, (20), 15–32.
Gersten, R., Jordan, N. C., & Flojo, J. R. (2014). Early Identification and Mathematics Difficulties, 38(4), 293–304.
Jordan, N. C., Glutting, J., & Watkins, M. W. (2010). Validating a Number Sense Screening Tool for Use in Kindergarten and First Grade : Prediction of Mathematics Proficiency in Third Grade, 39(2), 181–195.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 Konsep dan Penerapan. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1–162.
Laski, E. V, & Siegler, R. S. (2014). Learning From Number Board Games : You Learn What You Encode, 50(3), 853–864. https://doi.org/10.1037/a0034321
Mostowfi, S., Mamaghani, N. K., & Khorramar, M. (2016). Designing playful learning by using educational board game for children in the age range of 7-12: (A case study: Recycling and waste separation education board game). International Journal of Environmental and Science Education, 11(12), 5453–5476.
Mullis, I. V. S., Martin, M. O., Foy, P., & Arora, A. (2016). The TIMSS 2011 International Results in Mathematics. The TIMSS 2011 International Results in Mathematics, 17–183. https://doi.org/10.1002/yd.20038
Nursalam, N. (2016). Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika: Studi Pada Siswa Sd/Mi Di Kota Makassar. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.24252/lp.2016v19n1a1
Ramani, G. B., & Siegler, R. S. (2008). Promoting Broad and Stable Improvements in Low-Income Children ’ s Numerical Knowledge Through Playing Number Board Games, 79(2), 375–394.
Rahmawati, Vijaya, E. S., Puslitjakdikbud, P. U., Development, P., Mathematics, C., & Pedagogy, M. (2015). International Science Achievement. 2016, 2015.
Treher, E. N. (2011). Learning with Board Games Tools for Learning and Retention Learning with Board Games. The Learning Key Inc., 1–12.
Tripp, D. (2005). Action research: a methodological introduction. Educação e Pesquisa, 31, 443–466. https://doi.org/10.1049/ip-sen:20020540
Ulfiani rahman. (2015). Pengaruh Kecemasan dan Kesulitan belajar Matematika terhadap Hasil belajar Matematika Pada Siswa Kelas X MA Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone. Journal Matematika, 3, 85–102.
Waskitoningtyas, R. S. (2016). Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Kota Balikpapan pada Materi Satuan Waktu Tahun Ajaran 2015/2016. JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 5(1), 24–32. Retrieved from http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/jipm/article/view/852/778
Zagal, J. P., Rick, J., & Hsi, I. (2006). Collaborative games: Lessons learned from board games. Simulation and Gaming, 37(1), 24–40. https://doi.org/10.1177/1046878105282279


