Abstract


Sebagai dampak adanya wabah Covid 19 maka  diterapkan model pembelajaran dari rumah secara daring.  Dalam penerapannya banyak ditemukan kendala dan tantangan baik yang dikemukakan oleh orang tua maupun oleh guru di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pendapat anak terhadap pembelajaran daring yang telah dilakukannya selama ini. Responden dalam penelitian ini adalah 105 anak usia 5-6 tahun di wilayah Bandung.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survey sedangkan analisis data  menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada umumnya 57,1% anak-anak merasa bosan belajar di rumah dan lebih menyukai belajar di sekolah. Sedangkan sekitar 42,9% menyatakan senang belajar di rumah. Data tersebut menunjukkan bahwa anak-anak sebagian besar cenderung menyukai kegiatan belajar di sekolah dibandingkan dengan belajar di rumah. Anak-anak merasa bosan dengan kegiatan belajar dari rumah secara daring.


Keywords


anak usia din;, pandemik covid-19; pembelajaran daring