- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Hubungan Lingkungan Teman Sebaya dan Game Online dengan Perilaku Agresif Anak
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1946Keywords:
lingkungan teman sebaya, game online, perilaku agresifAbstract
Perilaku agresif menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh anak usia sekolah dan kian meningkat, baik secara nonverbal maupun verbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lingkungan teman sebaya dan bermain game online yang mengandung unsur kekerasan dengan perilaku agresif. Analisis penelitian mengguanakan cross-sectional dan observasi. Populasi penelitian sebanyak 224. Pengambilan sampel dengan cara teknik probability sampling dengan menggunakan proportional stratified random sampling dan diperoleh sebanyak 144 respondent. Analisis data menggunakan uji Spearmen’s Rho. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan lingkungan teman sebaya dengan perilaku agresif. Tidak adan hubungan bermain game online yang mengandung unsur kekerasan dengan perilaku agresif. Siswa yang mempunyai karakteristik lingkungan teman sebaya yang baik dan intensitas bermain game online rendah akan memiliki sikap dan perilaku yang baik. Lingkungan yang buruk dan intensitas bermain game online yang tinggi dapat mempengaruhi perilaku. Penelitian ini sebagai bahan refferensi dan edukasi bagi orang tua tentang bahaya game online terhadap pembentukan sikap dan kepribadian anak di lingkungan keluarga di era kurangnya komunikasi sosial antar keluarga.
Downloads
References
Aleissa, M. A., Alenezi, S., Saleheen, H. N., Bin Talib, S. R., Khan, A. H., Altassan, S. A., & Alyahya, A. S. (2022). The Association between Video Game Type and Aggressive Behaviors in Saudi Youth: A Pilot Study. Behavioral Sciences, 12(8). https://doi.org/10.3390/bs12080289
Andrita, A., Rondo, A., & Wungouw, H. I. S. (2019). Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Perilaku Agresif Siswa Di Sma N 2 Ratahan. Jurnal Keperawatan, 7(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.24324
Asadi, N., Salmani, F., & Salmani, M. (2022). The relationship between aggressive behaviors of preschool children and the violence against Iranian women in the COVID-19 pandemic. BMC Women’s Health, 22(1), 406. https://doi.org/10.1186/s12905-022-01954-0
Budikuncoroningsih, S. (2017). Pengaruh Teman Sebaya dan Persepsi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Agresivitas Siswa di Sekolah Dasar Gugus Sugarda. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 1(2), 85. https://doi.org/10.30595/jssh.v1i2.1704.
Desiani, T. (2020). Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII MTS Negeri 3 Kabupaten Tangerang. JM2PI: Jurnal Mediakarya Mahasiswa Pendidikan Islam, 1(1), 47–68. https://doi.org/10.33853/jm2pi.v1i1.70
Djohari, A., Y. W., Hernawati, & Neti. (2016). Pengaruh Interaksi Teman Sebaya dan Perkembangan Moral terhadap Perilaku Agresi Anak Usia Sekolah di Wilayah Miskin Perkotaan. IPB University Scientific Repository. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Fatmawati. (2017). Hubungan Permainan Video Games (Playstation) dengan Perilaku Agresif Anak dan Remaja di Area Terminal Kabupaten Bulukumba. Journal Of Islamic Nursing, 2(2), 20–29. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/join/article/view/3978
Fifi Khoirul Fitriyah. (2019). Pengaruh Perilaku Agresif pada Anak Usia Dini Terhadap Kecemasan dan Empati. Educatioan and Human Development Journal, 4(1). https://doi.org/10.33086/ehdj.v4i1.1088
Fischer, A., Rosner, R., Renneberg, B., & Steil, R. (2022). Suicidal ideation, self-injury, aggressive behavior and substance use during intensive trauma-focused treatment with exposure-based components in adolescent and young adult PTSD patients. Borderline Personality Disorder and Emotion Dysregulation, 9(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s40479-021-00172-8
Görtz-Dorten, A., Frank, M., Fessel, A., Hofmann, L., & Döpfner, M. (2022). Effects of a smartphone app-augmented treatment for children with oppositional defiant disorder / conduct disorder and peer-related aggressive behavior – a pilot study. Trials, 23(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s13063-022-06325-6
Hariyono, A. N., Saraswati, S., Anni, C. T., Bimbingan, J., Pendidikan, F. I., & Semarang, U. N. (2018). Theory and Application Perilaku Agresif Anak di Yayasan Setara Kota Semarang. Indonesian Journal of Guidance and Counseling 7(4), 17-24. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/article/view/20327
Jeon, H. G., Lee, S. J., Kim, J. A., Kim, G. M., & Jeong, E. J. (2021). Exploring the influence of parenting style on adolescents’ maladaptive game use through aggression and self-control. Sustainability (Switzerland), 13(8), 1–19. https://doi.org/10.3390/su13084589
Jiménez, T. I., & Estévez, E. (2017). Violencia escolar en adolescentes: un análisis del papel de variables individuales, familiares y escolares. International Journal of Clinical and Health Psychology, 17(3), 251–260. https://doi.org/10.1016/j.ijchp.2017.07.002
Kartini, H. (2016). Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya dan Intensitas Bermain Game Online dengan Intensi Berperilaku Agresif Pada Siswa. 4(4), 482–489. http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i4.4232
Khazaal, Y., Breivik, K., Billieux, J., Zullino, D., Thorens, G., Achab, S., Gmel, G., & Chatton, A. (2018). Game addiction scale assessment through a nationally representative sample of young adult men: Item response theory graded-response modeling. Journal of Medical Internet Research, 20(8), 1–37. https://doi.org/10.2196/10058
Ngalim Purwanto. (2016). Psikologi pendidikan Remaja. PT. Remaja Rosdakarya.
Novrialdy, E. (2019). Kecanduan Game Online pada Remaja: Dampak dan Pencegahannya. Buletin Psikologi, 27(2), 148–158. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.47402
Nurhuda Syed. (2018). How can schools curb bullying? https://www.theeducatoronline.com/he/archived/how-can-schools-curb-bullying/246896
Nurmalina, N. (2020). Penganiayaan Emosional Anak Usia Dini melalui Bahasa Negatif dalam Kekerasan Verbal. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1616–1624. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.909
Parapat, V. N., & Royanto, L. R. (2018). Efektivitas Program Pelatihan untuk Meningkatkan Perilaku Asertif dan Perilaku Pembela pada Situasi Perundungan Sekolah Dasar Kelas V. Journal Psikogenesis, 6(2), 130–144. https://doi.org/10.24854/jps.v6i2.696
Prasetio, R. E. & Hartosujono, H. (2017). Hubungan Intensitas Penggunaan Game Online Kekerasan Dengan Peilaku Agresi Pada Pelajar di Wonosobo. Jurnal Spirits, 3(2), 50. https://doi.org/10.30738/spirits.v3i2.991
Purwaningsih, C., & Syamsudin, A. (2022). Pengaruh Perhatian Orang tua , Budaya Sekolah , dan Teman Sebaya Terhadap Karakter Religius Anak. 6(4), 2439–2452. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2051
Puspitasari, R. D. (2017). Hubungan Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Perilaku Agresif Pada Remaja Kelas XI Di SMAN 1 Ngglik Sleman Yogyakarta. Jurnal Keperawatan. http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/2589
Rahayu, L. S. (2019). KPAI: Angka Kekerasan pada Anak Januari-April 2019 Masih Tinggi.
Ramadhani, P. R., & Fauziah, P. Y. (2020). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Hubungan Sebaya dan Permainan Tradisional pada Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Abstrak. 4(2), 1011–1020. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.502
Santrock, J. W. (2012). Life-Span Development: Perkembangan Masa-Hidup (Ed.13). Erlangga.
Sari, D. A., & Nurjanah, A. L. (2020). Hubungan Game Online dengan Perkembangan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 994. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.344
Schick, A., & Cierpka, M. (2016). Risk factors and prevention of aggressive behavior in children and adolescents. Jurnal for Education Research, 8(1), 90–109. https://doi.org/10.25656/01:12034
Siahaan, Y. E., Sutapa, P., & Yus, A. (2021). Pengaruh Komunikasi Orangtua terhadap Perilaku Agresif verbal Anak Usia 5-6 Tahun. 5(2), 1472–1486. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.890
Surbakti, K. (2017). Pengaruh Game Online Terhadap Remaja. Jurnal Curere, 1(1), 29. http://www.portaluniversitasquality.ac.id:5388/ojssystem/index.php/CURERE/article/view/20
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. N. (2020). Analisis perilaku agresif pada remaja di sekolah menengah pertama. JHeS (Journal of Health Studies), 4(1), 38–45. https://doi.org/10.31101/jhes.1358

