- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Pengaruh Storytelling Berbantu Media Audio Terhadap Kemampuan Menyimak dan Berbicara pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1813Keywords:
storytelling, media audio, kemampuan menyimak, kemampuan berbicaraAbstract
Kemampuan menyimak dan berbicara menjadi dasar belajar bahasa, dapat memperlancar komunikasi lisan dan menambah pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh storytelling berbantu media audio terhadap kemampuan menyimak dan berbicara anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi exsperimental Design. Sampel penelitian ini sejumlah 64 siswa. Analisa data menggunakan program SPSS dengan uji statistik cronbach alpha (α). Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh signifikan penggunaan media storytelling berbantu audio terhadap kemampuan menyimak anak usia dini; (2) terdapat pengaruh signifikan penggunaan media storytelling berbantu audio terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak usia dini; (3) penggunaan media storytelling berbantu audio lebih efektif meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara pada anak usia dini daripada penggunaan media konvensional. Berdasarkan permasalahan, dirumuskan pertanyaan bagaimana pengaruh pembelajaran storytelling berbantu media audio terhadap kemampuan menyimak dan berbicara anak usia dini. Dampak penelitian pembelajaran storytelling berbantu media audio, kemampuan menyimak dan bebicara dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hariDownloads
References
Adiyani, T. R. (2013). Meningkatkan Kemampuan Menyimak Melalui Kegiatan Bercerita dengan Media Gambar Seri. Jurnal Ilmiah, 8(1), 58-60.
https://doi.org/10.21009/JIV.0801.8
Amalia, G. N., Safitri J., & Zwagery, V. J. (2019). Penerapan Metode Discrete Trial Training (Dtt) Dalam Meningkatkan Kemampuan Bicara Pada Anak Yang Mengalami Keterlambatan Bicara. Jurnal Kognisia. 2(2), 119-125.
Azizah N, & Yuli, K. (2013). Tingkat Keterampilan Berbicara ditinjau dari Metode Bermain Peran pada Anak Usia Dini 5-6 tahun. Ijeces, Indonesian Journal Of Early Childhood Education Studies. 2 (2).
Dewi, O. Y. K. (2016). Penerapan Metode Bercerita Berbantuan Media Boneka Jari untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak di TK Waringin Sari. e- Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha. 4(3).
Fadillah, Muhamad. (2012). Desain pembelajaran PAUD. Jogjakarta: Ar Ruzz Media.
Farikha, L. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Sentra peran Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun di TK Islam Al- Khalifa Solerejo Mojowarno Jombang. Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(1), 45-55.
https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i1.3849
Hakim, I. K., Mahmudah, S. (2015). Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Kelompok B. Surabaya: PAUD Teratai 4(3).
Herman,. Rusmayadi,. & Sutama. (2017). Sumber Belajar Penunjang PLPG 2017 tentang Bidang Pengembangan PAUD. Jakarta: Kemdikbud
Indrawati, Ni Putu, V., Ni Ketut, S., Putu, R. U. (2016). Implementasi Teknik Modelling untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Anak Kelompok B1. Singaraja: Universitas pendidikan Ganesha.
Jannah, M., & Hasanah, U. (2019). "Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B di PAUD Terpadu Teratai UNM Makassar". Jurnal Instruksional, 1(1), 28-31 https://doi.org/10.24853/instruksional.1.1.25-31
Kurniawati, N. (2016). Pengaruh Metode Bercakap- cakap Berbasis Media Pop-Up Book Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok A. Jurnal PAUD Teratai. 05(03), 68-72.
Kustiono. (2010). Media Pembelajaran Konsep, Nilai Edukatif, Klasifikasi, Praktek Pemanfaatan dan Pengembangan. Semarang: Unnes Press
Lestari., Saparahayu., & Yulidesni. (2017). Meningkatan Keterampilan Berbicara dengan Bercerita melalui Media Audio Visual VCD pada Anak Kelompok B PAUD Dharma Wanita Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Ilmiah Potensia, 2(2), 143-144.
Munadi, Yudhi. (2012). Media Pembelajaran. Bandung: Gaung persada.
Musfiqon. (2012). Pengembangan Media Belajar dan Sumber Belajar. Jakarta: Prestasi Pustakakarya.
Mustofa, Bisri. (2015). Melejitkan Kecerdasan Anak Melalui Dongeng. Yogyakarta: Parama Ilmu.
Permanik, Intan. (2017). Peningkatan Kemampuan Menyimak dan Berbicara Anak Usia Dini melalui Model Dialogic Reading. Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(5), 75-84
https://doi.org/10.30870/jpppaud.v5i2.4702
Purhantara, Wahyu. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Bisnis, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Republik Indonesia. (2007). Permendiknas No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Seketariat Negara.
Rusniah. (2016). Meningkatkan Perkembangan Bahasa Indonesia Anak usia Dini Melalui Penggunaan metode Bercerita pada Kelompok A di TK Malahayati Neuhen Tahun Pelajaran 2015/2016. Neuheun: Jurnal Edukasi Bimbingan Konseling.
https://doi.org/10.22373/je.v3i1.1445
Sukmana, Aditya. (2013). Peranan Kemampuan Membaca Terhadap kemampuan Berbicara Siswa. Makalah. Seminar Nasional di IKIP PGRI Semarang, pada 9 Februari 2013 di Semarang. Diakses dari http://endhi-pujiana.blogspot.com, pada 15 Februari 2021
Tarigan, H., G. (2015). Menyimak Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa
Widi, Restu, Kartiko. (2010). Asas Metodologi Penelitian-Sebuah Pengenalan dan Penuntun Langkah demi Langkah Pelaksanaan Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Yarahmadi, Yahya., Ghaderil, Fatemeh., & Ghavami, Badriyeh. (2017). The Effectiveness of Storytelling on Improving Auditory Memory of Students with Reading Disabilities in Marivan City, Iran. Challenges and Current Research in Psychology, 5(8), hlm. 5521-5523. Diperoleh dari https://ijpras.com/storage/models/article/IGNffSQCOz8X huk4ONMWTmvWwregmqkpXI7EcYeT3HWdcefLdNufPyvitE/the-effectiveness-of storytelling-on-improving-auditory-memory-of-students-with-reading-disabiliti.pdf (diunduh 1 Februari 2021).
Yuliana, Y. (2018). Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Keterampilan Menyimak Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di SDN 1 Harapan Jaya Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan, 65-85.
Yunita, T, F., Saparahayuningsih, S., & Ardina, M. (2016). Meningkatkan Keterampilan Menyimak Melalui Mendongeng dengan Media Wayang Kertas. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(1), 45- 47.
Zaman, Eliyawati. (2010). Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: FIP UPI Bandung.

