Analisis Video Pembelajaran Share Book Reading Menggunakan Cerita Rakyat Sabai Nan Aluih pada Anak Usia Dini

Pitria Gusliati(1Mail), Delfi Eliza(2), Sri Hartati(3),
(1) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia
(2) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia
(3) Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2019 pitria - gusliati

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.176

Full Text:    Language : id
Submitted : 2019-03-14
Published : 2019-05-27

Abstract


Media video pembelajaran merupakan media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya peran sebuah video inovasi dalam keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam membuat video pembelajaran yang efektif sehingga mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu meneliti sebuah objek dan pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Objek analisis adalah hasil pembuatan video pembelajaran menggunakan cerita rakyat sabai nan aluih. Berdasarkan hasil analisis, pembuatan video inovasi pembelajaran oleh mahasiswa tergolong berhasil karena mahasiswa mampu menghasilkan media yang efektif dalam alokasi waktunya, mudah dalam pengoperasiannya, dan menarik dalam tampilannya. Walaupun saat kegiatan pembelajaran berlangsung suasana kelas kurang kondusif. Dan video kegiatan pembelajaran tidak dari awal kegiatan.


Keywords


cerita rakyat; sabai nan aluih; anak usia dini

References


Arsyad, A., Azhar Arsyad, & Daryanto. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Cheppy, R. (2007). Pedoman Pengembangan Media Video. Jakarta: P3AI UPI.

Depdikbud. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Eliza, D. (2017). Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Cerita Tradisional Minangkabau untuk Anak Usia Dini. Pedagogi, 3. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30651/pegi.v3i3b.1072

Fitria, Y., & Juwita, J. (2018). Utilization of Video Blogs (Vlogs) in Character Learning in Early Childhood. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v2i2.87

Gusliati, P. (2018). sabai nan aluih-pembelajaran bercerita menggunakan cerita rakyat minangkabau.

Iswantiningtyas, V., & Wulansari, W. (2019). Penanaman Pendidikan Karakter pada Model Pembelajaran BCCT (Beyond Centers and Circle Time). Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 110. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.106

Kholifah, S. (2016). The Development of Learning Video Media Based on Swishmax and Screencast O-Matic Softwares through Contextual Approach. Dinamika Pendidikan. https://doi.org/10.15294/dp.v11i1.8701

Kiefer, B. Z. (2010). Charlotte Huck’s Children’s Literature. New York: The McGrawHillCompanies.

Lickona, T. (2004). Character matters. New York: Touchstone.

Musfiroh, T. (2008). Cerdas Melalui Bermain. Jakarta: PT Grasindo.

Mustakim, M. N. (2005). Peranan cerita dalam pembentukan perkembangan anak TK. Jakarta: Depdiknas.

Purwanto, Y., & Rizki, S. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual Pada Materi Himpunan Berbantu Video Pembelajaran. AKSIOMA Journal of Mathematics Education, 4(1), 67–77. https://doi.org/10.24127/ajpm.v4i1.95

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sungkono. (2003). pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar modul dalam proses pembelajaran. Yogyakarta.


Article Metrics

 Abstract Views : 224 times
 PDF Downloaded : 79 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.