Konsep Pendidikan Hafidz Qur’an pada Anak Usia Dini

Fajriyatul Islamiah(1), Lara Fridani(2), Asep Supena(3),
(1) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta  Indonesia
(2) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta  Indonesia
(3) Program Studi PAUD Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Fajriyatul Islamiah, Lara Fridani, Asep Supena

DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.132

Full Text:    Language : id
Submitted : 2018-12-08
Published : 2019-01-07

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perspektif dan paradigma baru bagi masyarakat tentang konsep pendidikan hafidz Qur’an pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi dilakukan  untuk meninjau lebih dalam tentang pembelajaran dan pengalaman yang diterapkan oleh orangtua serta sisi kehidupan anak yang menghafal Al-Qur’an sejak dini. Subyek penelitian ini adalah orang tua dari Hilya Qonita, juara 1 program hafidz Indonesia RCTI 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini mampu untuk menghafal Al-Qur’an 30 juz apabila diberikan stimulasi oleh orang tua sejak bayi bahkan sejak dalam kandungan. Peran dan teladan orang tua sangat menentukan keberhasilan anak dalam menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa Al-Qur’an memberikan keberkahan bagi orang tua dan anak. Anak yang didahulukan dengan ilmu Al-Qur’an lebih mudah untuk menguasai ilmu lainnya.


Keywords


pendidikan Al-Qur’an; hafidz Qur’an; anak usia dini

References


Agama, D. (2007). Al-Qur’an terjemah per kata. Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia.

Al-Kamil, A. A.-D. (2009). Cara Baru Menghafal Al-Qur’an. Klaten: Inas Media.

Bellieni, C. V. (2016). The Golden 1,000 Days. Journal General Practice, 4(1–3). https://doi.org/https://doi.org/10.1002/dev.20417

Eka Widi Susanti, Adelina Hasyim, Y. N. (2016). Faktor-Faktor Penyebab Orang Tua Tidak Menyekolahkan Anaknya di PAUD Fajar Desa Sumber Baru Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah. Universitas Lampung. Lampung.

Hyde, D. C., Jones, B. L., Porter, C. L., & Flom, R. (2010). Visual stimulation enhances auditory processing in 3-month-old infants and adults. Developmental Psychobiology, 52(2), 181–189. https://doi.org/10.1002/dev.20417

Morisson, G. S. (2012). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks.

Nawawi, I. (2010). Riyadhus Shalihin. Bandung: Penerbit Jabal.

Nawaz, N., & Jahangir, P. D. S. F. (2015). Effects of Memorizing Quran by Heart (Hifz) On Later Academic Achievement. Journal of Islamic Studies and Culture, 3(1), 58–64. https://doi.org/10.15640/jisc.v3n1a8

Nazir, M. (2009). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human Development. America: Mc Graw Hill.

Qomariyah, N., & Irsyad, M. (2016). Metode Cepat & Mudah Agar Anak Hafal Al-Qur’an. Klaten: Semesta Hikmah.

Saifuddin, & Amalia, I. . (2018). Pengelolaan Pembelajaran Alqur’an di RA. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 119–128.

Suciati. (2015). the Impact of Prenatal Education Through Stimulating Quran ’ S Recitation on Child ’ S, 3(2).

Yani, I. E., & Indrawati. (2014). Persepsi orangtua tentang paud ( studi yayasan bina insan mandiri kelurahan simpang baru kecamatan tampan kota pekanbaru). Jurnal Online Mahasiswa Bidang Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 1(1).


Article Metrics

 Abstract Views : 468 times
 PDF Full Text Downloaded : 136 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.