Abstract


Pemindahan pembelajaran ke rumah secara daring sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 menyebabkan perubahan pada sistem pendidikan baik dari segi pembelajaran, penilaian, media dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penilaian perkembangan anak selama belajar dari rumah. Subjek penelitian 23 guru Taman Kanak-Kanak dari 10 sekolah yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh di Sumatra Utara dengan risiko sedang penyebaran COVID-19 yaitu, Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Berdagai, Asahan, dan Labuhan Batu. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitaif dengan menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Kuesioner disusun menggunakan Google Form, selanjutnya tautannya disebarkan guru melalui media whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian perkembangan anak tetap dilaksanakan meski pembelajaran dilakukan dari rumah. Penilaian dilakukan dengan mengumpulkan informasi melalui laporan orang tua. Laporan orang tua berupa dokumentasi terkait proses kegiatan dan hasil kerja anak. Dikumpulkan menjadi  portofolio yang berisi dokumentasi elektronik  yaitu foto hasil lembar kerja, hasil karya anak, dan video unjuk kerja anak yang disatukan dalam bentuk file untuk dilakukan penilaian.


Keywords


penilaian perkembangan, covid-19, pembelajaran dari rumah